Showing posts with label Creativity. Show all posts
Showing posts with label Creativity. Show all posts
Blog Kreatif
Blog Kreatif dan menjadi orang kreatif adalah harapan setiap blogger semuanya, tapi di blog kreatif ini "ID Creative" tidak membahas masalah blog kreatif, hanya saja berusaha menjalin komuniksi kepada blogger yang mampir di sini semua.
Silahkan Tinggalkan Saran dan Pesannya di Buku Tamu Ini
Labels:
Admin,
Creativity
Nalar dan ide creativity "Kreativitas Tanpa Batas"
Kreativitas Tanpa Batas
Sebelumnya saya sempat memposting tentang "manajemen emosi agar menjadi kreatif"
Sulit menafikan arti keberadaan jiwa dalam kreativitas individual. Seakan-akan hidup itu hanya untuk menciplak dari apa yang sudah ada. Butuh keyakinan dan sebuah status kesarjanaan barulah bisa melakukan sesuatu yang lebih. Namun, aku datang dengan sejuta kretaivitas karena kretaivitas itu pada dasarnya tanpa batas. Dia bisa kita hadirkan kapan saja dan dimana saja kreativitas itu dibutuhkan. Hanya dibutuhkan sedikit pembiasaan.
Ada senang bernyanyi? Itu biasa-biasa saja. Tapi menjadi luar biasa jika Anda mampu menentukan lirik dan musik Anda sendiri.
Anda pandai merakit komputer? Itu hanya skill saja. Tapi menjadi sesuatu yang luar biasa jika kita mampu memodifikasi rakitan itu menjadi sebuah komputer yang tidak sekedar canggih tapi super canggih.
Anda seorang direktur di kantor? Itu hanya persoalan waktu saja. Tetapi menjadi sebuah direktur yang hebat dimana setiap saat dia menjadi contoh dan pattron yang tepat oleh visi misi kantor, maka itulah yang dicari-cari.
Siapa pun Anda dan apa pun profesi Anda, peluang kreativitas itu besar adanya muncul dari tangan Anda. Lakukanlah tindakan sederhana untuk memancing setiap kreativitas emas Anda. Jangan hentikan langkah Anda hanya karena saya atau orang lain mengatakan bahwa Anda memang hebat tetapi jadikan itu sebagai penyumbat telinga bahwa Anda tidaklah sombong diatas segala kreativitas yang Anda munculkan, Anda adalah jiwa yang bersahaja yang menurut saya Anda adalah mesin kreatvitas yang tanpa batas.
Ada senang bernyanyi? Itu biasa-biasa saja. Tapi menjadi luar biasa jika Anda mampu menentukan lirik dan musik Anda sendiri.
Anda pandai merakit komputer? Itu hanya skill saja. Tapi menjadi sesuatu yang luar biasa jika kita mampu memodifikasi rakitan itu menjadi sebuah komputer yang tidak sekedar canggih tapi super canggih.
Anda seorang direktur di kantor? Itu hanya persoalan waktu saja. Tetapi menjadi sebuah direktur yang hebat dimana setiap saat dia menjadi contoh dan pattron yang tepat oleh visi misi kantor, maka itulah yang dicari-cari.
Siapa pun Anda dan apa pun profesi Anda, peluang kreativitas itu besar adanya muncul dari tangan Anda. Lakukanlah tindakan sederhana untuk memancing setiap kreativitas emas Anda. Jangan hentikan langkah Anda hanya karena saya atau orang lain mengatakan bahwa Anda memang hebat tetapi jadikan itu sebagai penyumbat telinga bahwa Anda tidaklah sombong diatas segala kreativitas yang Anda munculkan, Anda adalah jiwa yang bersahaja yang menurut saya Anda adalah mesin kreatvitas yang tanpa batas.
Labels:
Creativity
Tips manajemen emosi agar menjadi kreatif "creative"
Apakah kita harus menjadi kreatif baru dikatakan manusia? Jawabannya tidak karena setiap orang pada dasarnya adalah sudah kreatif. Menurut profesor psikologi dan pendidikan Keith Sawyer, Ph.D, kreativitas bukan suatu ciri kepribadian seperti halnya IQ. Kreativitas lebih didasarkan pada proses-proses otak sehari-hari. Artinya, kreativitas bisa diusahakan atau dilatihkan.Menjadi Kreatif
Sebelunya pernah saya posting faktor0faktor penghambat kreatif "ide creative"
Keith menawarkan tiga cara mudah untuk menjadi orang yang lebih kreatif:
Keith menawarkan tiga cara mudah untuk menjadi orang yang lebih kreatif:
1. Lihatlah ke dalam diri, dan cobalah membuka sumbat proses otak sehari-hari. Salah satu caranya dengan menggabungkan dua konsep atau ide dalam pikiran yang tadinya sama sekali tidak berhubungan. Semakin Anda mampu menggabungkan dua konsep yang hubungannya tampak jauh atau bahkan sama sekali tidak berkaitan, semakin kreatiflah kita.
2. Mengasah kreativitas dengan memperbanyak diskusi dengan orang lain. Lalu berkolaborasi dan berdikusi menggodok ide/konsep. Baru kemudian formulasi atau rumuskan ide menjadi lebih tajam/fokus.
3. Berpikir di luar kebiasaan (think out of box). Artinya, berpikirlah melewati kerangka berpikir yang selama ini terbentuk. Latihan ini akan membuat Anda terbiasa melihat sesuatu (benda atau permasalahan) secara berbeda. Sumber : http://majalahqalam.com/tips/cara-mudah-menjadi-kreatif/
Labels:
Creativity
Penghambat Menjadi Kreatif
Siapa bilang kreativitas hanya milik para seniman?
Siapa bilang kreativitias hanya milik orang muda?
Siapa bilang orang sukses saja yang kreatif?
Yang Menghambatmu Menjadi Kreatif
Menurut Carol K Bowman (Creativity in Business), setiap orang Creative Brainmemiliki kreativitas. Bahkan, mereka yang sudah di atas 45 tahun sekalipun masih dianugerahi kemampuan untuk menjadi kreatif. Pendeknya, selama otak masih berfungsi, kreativitas masih mengalir dalam diri seseorang. Lalu, jika demikian mengapa banyak orang belum mampu memanfaatkan kreativitas mereka secara optimal? Ternyata ada banyak hambatan untuk menjadi kreatif, 7 diantaranya dapat Anda simak disini. Kenali hambatan-hambatan tersebut, siapa tahu beberapa diantaranya dapat Anda temukan disini? Lalu ambilah strategi dan tindakan untuk mengasah kembali daya kreativitas Anda.
Hambatan 1: Rasa Takut
“Mengapa kamu tidak mencoba cara baru saja untuk menyelesaikan pekerjaan ini dengan lebih cepat?”
“Ah, saya takut gagal. Kalau saya gagal atau salah, saya pasti dimarahi, bos! Jadi lebih baik saya kerjakan saja sesuai dengan yang diperintahkan.”
Yah, rasa takut gagal, takut salah, takut dimarahi, dan rasa takut lainnya sering menghambat seseorang untuk berpikir kreatif. Tahukah Anda bahwa Abraham Lincoln sebelum menjadi presiden, berkali-kali kalah dalam pemilihan sebagai senator dan juga presiden? Tahukah Anda bahwa Spence Silver (3M) yang gagal menciptakan lem kuat, akhirnya menemukan `post-it’ notes?
Hambatan 2: Rasa Puas
“Mengapa saya harus coba sesuatu yang baru? Dengan begini saja saya sudah nyaman.” “Saya sudah sukses. Apa lagi yang harus saya cemaskan?”
Ternyata bukan masalah saja yang bisa menjadi hambatan. Kesuksesan, kepandaian dan kenyamananpun bisa jadi hambatan. Orang yang sudah puas akan prestasi yang diraihnya, serta telah merasa nyaman dengan kondisi yang dijalaninya seringkali terbutakan oleh rasa bangga dan rasa puas tersebut sehingga orang tersebut tidak terdorong untuk menjadi kreatif mencoba yang baru, belajar sesuatu yang baru, ataupun menciptakan sesuatu yang baru.
Apple Computer yang pernah menjadi nomor satu sebagai produsen komputer, pernah tergilas oleh para pemain baru di industri ini karena Apple telah terpaku pada keberhasilannya sebagai yang nomor satu, sehingga menjadi lengah untuk menawarkan sesuatu yang baru pada target pasar sampai perusahaan ini terhenyak dengan munculnya pesaing yang berhasil menggeser kedudukan Apple. Namun, belajar dari kesalahan, Apple berusaha bangkit kembali dengan produk-produk baru andalan mereka.
Hambatan 3: Rutinitas Tinggi
“Coba-coba yang baru? Aduh mana sempat? Pekerjaan rutin saja tidak ada habis-habisnya.”
Apakah kalimat ini pernah Anda ucapkan? Jika ya, berarti rutinitas pernah menjadi hambatan bagi Anda untuk memanfaatkan kemampuan Anda untuk berpikir kreatif. Mungkin Anda perlu menyisihkan waktu khusus untuk mengisi `kehausan’ Anda akan kreativitas, misalnya baca buku tiap minggu (anda bisa menemukan ide brilian yang bisa Anda adaptasi, atau perbaiki), perluas lingkungan sosial Anda dengan mengikuti perkumpulan-perkumpulan di luar pekerjaan Anda (siapa tahu Anda bertemu dengan orang-orang yang bisa mendukung Anda ke jenjang sukses).
Tahukah Anda bahwa Mariah Carey sengaja menyisihkan waktu dari kegiatan rutinnya sebagai penyanyi latar untuk memperluas pergaulannya? Mariah berusaha masuk ke lingkungan pergaulan para petinggi di dunia musik internasional sebelum akhirnya bertemu dengan produser musik yang bersedia mensponsori album pertamanya yang langsung menjadi hit dunia?
Hambatan 4: Kemalasan Mental
“Untuk mencoba yang baru berarti saya harus belajar dulu. Aduh, susah. Terlalu banyak yang harus saya pelajari. Biar yang lain saja yang belajar.”
“Memikirkan cara lain? Wah, sekarang saja sudah banyak yang harus saya pikirkan. Lagipula memikirkan cara baru bukan tugas saya, biarlah atasan saya saja yang memikirkannya.”
Ini merupakan beberapa contoh kemalasan mental yang menjadi hambatan untuk berpikir kreatif. Tidak heran jika orang yang malas menggunakan kemampuan otaknya untuk berpikir kreatif sering tertinggal dalam karir dan prestasi kerja oleh orang-orang yang tidak malas untuk mengasah otaknya guna memikirkan sesuatu yang baru, ataupun mencoba yang baru.
Tahukah Anda bahwa Thomas Alva Edison tidak berhenti berusaha untuk memikirkan cara yang lebih baik dari eksperimen sebelumnya sampai puluhan kali sebelum akhirnya ia menemukan lampu pijar? Bayangkan apa yang akan terjadi jika pada kegagalan pertama, Edison malas berpikir untuk mengasah kreativitasnya dan melanjutkan ke eksperimen-eksperimen berikutnya?
Hambatan 5: Birokrasi
“Saya bosan menyampaikan ide lagi. Ide saya yang enam bulan lalu saya sampaikan, belum ada kabarnya apakah diterima atau tidak?”
Seringkali karyawan atau pelanggan mengeluh karena ide atau usulan mereka tidak ditanggapi. Hal ini bisa saja terjadi karena proses pengambilan keputusan yang lama, atau karena proses birokrasi yang terlalu berliku-liku. Kondisi seperti ini sering mematahkan semangat orang untuk berkreasi ataupun menyampaikan ide dan usulan perbaikan. Biasanya semakin besar organisasi, semakin panjang proses birokrasi, sehingga masalah yang terjadi di lapangan tidak bisa langsung terdeteksi oleh top management karena harus melewati rantai birokrasi yang panjang. Belajar dari pengalaman dan hasil studi di bidang manajemen, banyak organisasi dunia yang sekarang memecah diri menjadi unit-unit bisnis yang lebih kecil untuk memperpendek birokrasi agar bisa lebih gesit dalam berkreasi menampilkan ide-ide segar bagi para pelanggan ataupun dalam kecepatan mendapatkan solusi.
Hambatan 6: Terpaku pada masalah
Masalah seperti kegagalan, kesulitan, kekalahan, kerugian memang menyakitkan. Tetapi bukan berarti usaha kita untuk memperbaiki ataupun mengatasi masalah tersebut harus terhenti. Justru dengan adanya masalah, kita merasa terdorong untuk memacu kreativitas agar dapat menemukan cara lain yang lebih baik, lebih cepat, lebih efektif.
Tahukah Anda bahwa Colonel Sanders menghadapi kesulitan dalam menjual resep ayam goreng tepungnya? Namun, ia tidak terpaku pada kesulitan tersebut, ia memanfaatkan kreativitasnya sampai akhirnya ia mendapat ide untuk menggunakan sendiri resep tersebut dengan mendirikan restoran cepat saji dengan menu utama ayam goreng tepung. Idenya ini terbukti manjur membukukan suksesnya sebagai salah satu pebisnis waralaba terbesar didunia.
Hambatan 7: “Stereotyping”
Lingkungan dan budaya sekitar kita yang membentuk opini atau pendapat umum terhadap sesuatu (stereotyping) bisa juga menjadi hambatan dalam berpikir kreatif. Misalnya saja pada zaman Kartini, masyarakat menganggap bahwa sudah sewajarnyalah jika wanita tinggal di rumah saja, tidak perlu pendidikan tinggi, dan hanya bertugas untuk melayani keluarga saja, tidak usah berkarir di luar rumah. Apa jadinya jika wanita-wanita hebat seperti Kartini, Dewi Sartika, Tjut Njak Dhien menerima saja semua pandangan umum yang berlaku di masyarakat saat itu? Mungkin Indonesia tidak akan pernah menikmati jasa yang diperkaya oleh keterlibatan para wanita profesional, misalnya: mendapatkan layanan dokter wanita, menikmati kreasi arsitek dan seniman wanita, mendapatkan hasil didikan guru wanita, mengirim diplomat wanita sebagai duta Indonesia, atau bahkan dipimpin oleh seorang presiden direktur, bahkan presiden (pimpinan negara) wanita.
Kreativitas memang masih harus ditunjang dengan senjata sukses lainnya. Tetapi, orang yang memiliki dan bisa mengoptimalkan kreativitas mereka bisa menggeser mereka yang tidak memanfaatkan kreativitas mereka. Lalu, bagaimana jika Anda mengalami hambatan untuk mengoptimalkan kreativitas Anda? Tidak perlu panik. Kenali hambatannya, atasi, dan ambil tindakan untuk mengasah kembali kreativitas Anda. Kreativitas itu ibarat sebuah intan, semakin diasah semakin berkilau. Jadi sudah siapkah Anda untuk membuat kreativitas Anda agar semakin berkilau?
Sumber: http://alexbudiyanto.web.id/7-hambatan-untuk-menjadi-kreatif.html
Oleh:
Prof. Roy Sembel,
Direktur MM Finance and Investment, Universitas Bina Nusantara
Sandra Sembel,
Pemerhati dan praktisi pengembangan SDM
Labels:
Creativity
Jadilah Kreatif dan Unik
Merupakan sebuah kenyataan bahwa upaya kreatif berkaitan dengan antusiasme dan gairah dan dikenal sebagai faktor substantial pada tingkat puncak kinerja.Lensa ini akan menunjukan bagaimana cara kita meningkatkan kreativitas. Jangan sampai Anda hanya takjub dengan ide orang lain, kini saatnya Anda menghasilkan ide-ide cemerlang.
Mengapa Harus Kreatif?
Apakah Anda mau mengabaikan manfaat kreatif yang luar biasa ini?
Banyak orang yang mengabaikan kreaitivitas sebab dia tidak menyadari manfaat dari kreaivitas. Oleh karena itu, saya ingin memberitahu Anda mengapa kita harus kreatif.
- Hidup selalu berhadapan dengan masalah, Anda perlu ide-ide untuk mengatasi masalah tersebut. Anda harus kreatif mencari ide-ide untuk memecahkan masalah yang Anda hadapi.
- Persaingan tidak pernah berhenti. Anda akan menghadapi produk yang sama dengan yang Anda jual. Anda harus kreatif menghasilkan ide-ide untuk membuat atau memperbaiki produk Anda agar tetap unggul.
- Seringkali, yang membedakan Anda dengan karyawan lain ialah kreativitas Anda dalam mencari solusi, menghasil ide-ide terobosan, dan dalam menjalankan tugas Anda.
- Orang kreative tidak menyerah menyerah, karena selalu memiliki solusi alternatif.
- dan masih banyak manfaat lainnya.
Agar Berpikir Kreatif
Peran motivasi, mengambil resiko, dan rileks
Sikap-sikap yang harus Anda kembangkan agar kreatif.
- Kreativitas anda ditentukan sejauh mana Anda menginginkan hal-hal baru. Motivasi ini dilandasi sejauh mana Anda menginginkan perbaikan dalam hidup Anda atau sejauh mana Anda sedang mengalami kesulitan. Pertanyaan yang sangat penting ialah sejauh mana Anda menginginkan hal yang baru?
Temukan motivator tersebut dan tetapkan dalam pikiran Anda. - Saya sering mendapatkan ide justru pada saat rileks ketimbang berfikir serius. Jadi saat Anda ingin menyelesaikan masalah, atau ingin mencari suatu ide baru coba saja untuk rileks. Namun sebelum rileks Anda perlu menyatakan apa yang Anda cari, katakan berulang-ulang sampai meresap ke dalam pikiran bawah sadar, kemudian rileks. Anda akan takjub dengan teknik sederhana ini, ide-ide atau solusi akan muncul pada saat-saat yang tidak terduga.
- Takut terhadap resiko yang terdapat pada ide justru akan menghambat jalan keluar ide Anda. Setiap gagasan atau solusi mungkin akan mengandung resiko, tetapi jika Anda ingin kreatif Anda harus berani mengambil resikonya.
Mengembangkan Kreativitas
Peluang, kebiasaan, dan sudut pandang
Sikap-sikal lain yang perlu Anda miliki agar kreatif
- Jika Anda ingin kreatif adalah fokus pada peluang. Saya sering mendengar ada orang yang mengatakan bahwa jadikan masalah jadi peluang. Namun saran saya bukan hanya itu, bukan hanya masalah saja yang bisa menjadi peluang. Apapun yang ada dihadapan Anda bisa mencetuskan ide sebuah peluang baru.
Suatu contoh, saat Anda sedang memegang gelas, coba tanyakan peluang apa yang bisa dapatkan dari gelas? Saat ini mungkin masih bingung, tetapi dengan terus-menerus mengajukan pertanyaan tersebut, insya Allah ide-ide akan bermunculan. Setelah ide-ide itu muncul Anda tinggal mengevaluasi ide mana yang terbaik. - Anda lebih kreatif Anda harus berani keluar dari kebiasaan. Anda jangan terkungkung dengan apa yang ada saat ini, itu belum tentu hal yang terbaik. Masih ada peluang untuk yang lebih baik. Percayalah, sebab jika tidak percaya, ide-ide Anda akan tersumbat keluar. Jangan suka dengan status quo, cintailah perubahan, namun perubahan menuju yang lebih baik.
- Cobalah melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang. Saya bukan penganut bahwa kebenaran itu relatif, kebenaran adalah mutlak dari Allah SWT. Namun yang dimaksud disini, melihat suatu masalah dari berbagai sudut pandang agar kita bisa melihat berbagai aspek yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang kita hadapi. Apakah Anda berfikir kalau gelas itu hanya alat untuk minum? Ternyata tidak, gelas bisa untuk hiasan jika bentuknya indah, gelas bisa untuk menyimpan pensil dan ball point, bahkan gelas bisa untuk melempar maling jika perlu. :)
Pola Pikir Orang Kreatif
Kesalahan, perbaiki, dan perubahan
Sikap-sikap selanjutnya yang perlu kita miliki agar kreatif.
- Suatu saat Anda memiliki ide, kemudian Anda lakukan atau Anda coba ide tersebut, ternyata gagal. Perbaiki ide tersebut sampai berhasil, jadilah ide baru. Inilah tip yang ketujuh, yaitu belajar dari kesalahan. Kesalahan bisa menghasilkan ide baru yang lebih baik. Tanyakanlah terhadap ide lama Anda yang gagal, apa pelajaran dari ide tersebut, bisakah dilakukan lagi dengan cara baru, apakah timmingnya kurang tepat?
- Jangan berpikir bahwa kreatif itu hanya membuat hal-hal yang baru. Justru salah, karena manusia tidak pernah membuat hal yang baru. Hanya Allah SWT yang bisa. Manusia hanya bisa menemukan apa yang belum ditemukan oleh orang lain, manusia hanya bisa mengubah atau menggabungkan hal-hal yang sudah ada, sekali lagi bukan menciptakan hal yang baru. Jadi jika Anda ingin kreatif Anda bisa mulai dengan barang yang ada di depan Anda, perbaikan apa yang bisa Anda lakukan terhadap barang tersebut.
- Jangan terpaku dengan ide lama. Bagaimanapun suksesnya ide Anda pada waktu yang lalu, belum tentu akan berhasil lagi pada saat ini. Evaluasi lagi, tidak masalah mengeliminasi ide Anda sendiri yang sukses untuk mendapatkan ide baru yang lebih baik. Termasuk juga disini saat ide Anda disisihkan oleh ide orang lain, jangan sedih karena meskipun tidak disisihkan oleh orang lain, toch Anda harus menggantinya sendiri jika ide Anda tersebut sudah tidak relevan.
Kreativitas adalah Inti Kegairahan
Hidup Anda akan terasa bergairah jika Anda kreatif
Tip kesepuluh, bacalah tip pertama sampai tip kesembilan berulang-ulang sampai meresap dalam pikiran Anda. Semakin melekat tip-tip ini pada diri Anda, insya Allah akan semakin kreatif Anda.
Tip pertama sampai tip kesepuluh adalah sebagai fondasi yang perlu Anda miliki untuk menjadi orang yang lebih kreatif. Baru fondasi? Berarti masih ada kelanjutannya? Jawabannya ya. Kelanjutan dari fondasi ini ialah Anda perlu mengetahui teknik-teknik dalam menggali ide. Ada puluhan teknik yang perlu Anda pelajari dan praktekkan untuk memudahkan Anda menggali ide tersebut.
Semakin kreatif Anda, semakin tinggi juga tingkat stimulasinya, dan kegairahan juga semakin tercipta... maka semakin besar kesempatan untuk memperoleh hasil yang sukses.
Kesuksesan dan kreativitas saling mendukung satu sama lain. Mereka yang paling kreatif itulah biasanya yang paling sukses. Jika Anda ingin meningkatkan peluang sukses, maka tingkatkanlah kreativitas Anda.
Miliki rasa percaya diri, kreativitas dan gairah, kemudian nyatakan keyakinan Anda kepada dunia, dan masa depan Anda akan menjadi gilang-gemilang.
Sumber : http://www.squidoo.com/cara-berpikir-kreatif
Tip pertama sampai tip kesepuluh adalah sebagai fondasi yang perlu Anda miliki untuk menjadi orang yang lebih kreatif. Baru fondasi? Berarti masih ada kelanjutannya? Jawabannya ya. Kelanjutan dari fondasi ini ialah Anda perlu mengetahui teknik-teknik dalam menggali ide. Ada puluhan teknik yang perlu Anda pelajari dan praktekkan untuk memudahkan Anda menggali ide tersebut.
Semakin kreatif Anda, semakin tinggi juga tingkat stimulasinya, dan kegairahan juga semakin tercipta... maka semakin besar kesempatan untuk memperoleh hasil yang sukses.
Kesuksesan dan kreativitas saling mendukung satu sama lain. Mereka yang paling kreatif itulah biasanya yang paling sukses. Jika Anda ingin meningkatkan peluang sukses, maka tingkatkanlah kreativitas Anda.
Miliki rasa percaya diri, kreativitas dan gairah, kemudian nyatakan keyakinan Anda kepada dunia, dan masa depan Anda akan menjadi gilang-gemilang.
Sumber : http://www.squidoo.com/cara-berpikir-kreatif
Labels:
Creativity
ID Creative
Selamat datang di Mari Berkomunitas di Faceblog, Anda pengunjung ke-
Terhitung sejak 23 January 2011
Selamat datang diblog ID Creative yang asli, karena saya juga bingung pas awal-awalnya nyari blog saya di google, karena belum ke-index sama google.Terhitung sejak 23 January 2011
Oya perkenalkan blog baru ini yang saya kasih nama dengan "ID Creative" mungkin bagi sobat blogger yang pernah mampir disini sebelumnya tau gimana sejarah terbentuknya id creative awal-awalnya.
Kemungkinan besar blog initapi sekarang sudah lumayan agak lama, kira-kira 2 mingguan lah, tapi yang bikin masalah adalah saya masih bingung mau fokus dimana ini blog, cz hampir semuanya ada disini tentang tulisan kritis, wallpaper vista dan xp, tokoh dunia, tutorial blog dan lain-lainya.
beberapa hari atau minggu kedepan masih dalam tahapan pencarian jati diri.
Untuk sobat yang pernah kesini dan mau berbagi harap kasih saran ya, gimana bagusnya blog "ID Creative kedepannya.
Makasih dah komentar sekaligus kunjungannya.
Labels:
Admin,
Creativity
Ragam Kreatifitas tentang Media Penyampaian Pesan
Manusia tercipta memang penuh dengan daya kreatifitas. Sejak jaman dahulu bahkan sejak jaman purba pun manusia telah berusaha untuk mengambarkan kondisi ataupun sekedar mengabadikan pesan melalui berbagai media dan teknologi yang dikenal sesuai dengan tingkat pengetahuan sang manusia dijamannya.
Saat teknologi mulai jauh berkembang, maka daya kreatifitas manusia semakin memperoleh media penyaluran. Batu, kulit, kayu , kertas, kain, tinta, mesin ketik, peralatan elektronik, komputer,internet dll dst dsb merupakan media-media umum penyampai pesan sesuai dengan jamannya masing-masing. Tak luput sebuah kepentingan menyampaikan pesan pun diolah sedemikan rupa memanfaatkan berbagai media dan tekhnologi, memacu ide-ide baru nan kreatif dan tak lazim.
Tak harus memanfaatkan teknologi kelas tinggi, benda-benda keseharian disekitar kita pun tak luput dari sentuhan kreatifitas untuk menyampaikan pesan maupun sepenggal cerita dan kenangan ataupun bahkan sebuah gerakan ideologi.
Sebangsa cerita kaos dan pesan lewat pada bak truk merupakan cara menyampaikan pesan yang unik meskipun tetap berbasiskan pada bahan material yang umum digunakan pada media penyampai pesan, hanya saja cara pengemasan yang membentuknya menjadi penyampai pesan nan unik. Namun bagaimana jika benda yang sehari-harinya mestinya menjadi rahasia nan tabu semacam pakaian dalam pun mendapat sentuhan kreatif untuk sekedar menyampaikan aneka ragam pesan? Bahkan tubuh manusia pun sejak lama telah menjadi salah satu media penyampai pesan. Dibutuhkan keterbukaan budaya untuk menerimanya,seandainya tidak maka pesan itu pun hanya untuk diri pemakai dan publik yang dia percaya yang tidak akan menggugat.
Norma, budaya dan segala jenis peraturan terkadang memang jadi pembatas sebuah kreatifitas. Dibutuhkan kajian mendalam yang diiringi dengan pengetahuan, kebijakan dan keyakinan dari manusia untuk mengambil keputusan bahwa kratifitas manusia yang berbenturan itu layak atau tidak menjadi konsumsi umum. Sejarah tentang munculnya teori tentang bumi bundar pernah menjadi bukti pembunuhan kreatifitas akan pengetahuan manusia, namun juga pada kasus munculnya ilmu pengetahuan tentang kloning manusia bisa dijadikan contoh sebagai upaya pengendalian kreatifitas munculnya tekhnologi baru untuk menjaga kelanggengan keberadaan ras manusia.
Kembali pada kreatifitas tentang pesan, ke tak laziman media penyampai pesan memang merupakan sebuah keunikan dan akan mencuri perhatian dikalangan manusia. Meskipun juga sesuai dengan berjalannya waktu, maka keunikan tersebut tidak akan bisa selamanya menjadi hal yang tak lazim dan akan tergantikan oleh ide-ide baru dikedepannya. Adalah sifat dasar manusia yang bisa mengalami kejenuhan dan kebosanan yang akan mendorong untuk memunculkan cara-cara dan kreatifitas baru dalam penyampaian pesan.
Siapa tahu mungkin 100 tahun lagi rambut manusia pun bisa menjadi salah satu media penyampai pesan? kita tidak pernah menduga kelaziman apa yang akan terjadi di jauh kemudian hari. Hanya imaginasi dan daya kreatifitas manusia yang menjadi modal manusia dalam berevolusi memunculkan teknologi dan peradaban-peradaban baru.
Sumber gambar $ tulisan : Bataviase, Katingan, Criminalbrief, Microsoft, Cerita Kaos, Pesan Lewat, Linkinn , Tattooblog. epat.songolimo.net.
Labels:
Creativity
Kreativitas
Manusia tercipta memang penuh dengan daya kreatifitas. Sejak jaman dahulu bahkan sejak jaman purba pun manusia telah berusaha untuk mengambarkan kondisi ataupun sekedar mengabadikan pesan melalui berbagai media dan teknologi yang dikenal sesuai dengan tingkat pengetahuan sang manusia dijamannya.
Ciri-ciri Orang kreatif yaitu :
Proses kreatif :
Kendala dalam kreatifitas :
Ciri-ciri Orang kreatif yaitu :
- mempunyai keberanian dalam membuat desain ataupun menghadapi sesuatu.
- ekspresif, aktif
- memiliki rasa humor tinggi, atau Humoris
- Intuisi
Proses kreatif :
Kendala dalam kreatifitas :
Menurut Roger Von Deech dalam "a Whack on the side of the head",
kendala kretifitas itu karena adanya pikiran.
- jawaban yang benar
- bahwa itu tidak logis
- bertindak praktis
- harus mengikuti aturan
- bermain2 tanda ceroboh
- saya tidak kreatif
Source:creativityone.blogspot.com
Labels:
Creativity
Subscribe to:
Posts (Atom)






